Ternyata, selama ini aku dibohongin!

October 20, 2009
by lagi usil

Soursop, buah dari pohon Graviola itu ternyata pembunuh alami kanker loh.  Sekuat apa dia? Wow, 10.000 kali lebih kuat dari terapi kemo! Tidak terbayang gimana rasanya diterapi kemo 10.000 kali. Mungkin ga cuman rambut yang rontok, yang lain-lainnya ikut rontok juga.

Tapi kenapa kita tidak pernah tahu tentang khasiat ajaib buah soursop atau sirsak itu? Karena salah satu perusahaan medis dunia merahasiakan penemuan itu rapat-rapat. Mereka telah mengeluarkan dana riset yang luar biasa besar selama bertahun-tahun, dan pengen balik modal plus mendapatkan keuntungan berlipat dengan cara membuat pohon Graviola sintetis sebagai bahan baku obat yang bisa diperdagangkan ke pasar dunia.

Memprihatinkan. Banyak orang terpaksa meninggal sia-sia karena keganasan penyakit kanker, secara tidak langsung akibat perusahaan medis beromzet milyaran dolar itu menutup akses informasi bagi kesembuhan orang-orang tersebut.

Baiklah, tidak usah dibahas. Mending ngebahas pohonnya sendiri ya… Di Brazil dia dinamai “Graviola”, di Spanyol disebut “Guabanana”. Di Inggris namanya “Guapapaya”….becanda dink :) , yang bener “Soursop”. As if you haven’t known, buahnya agak besar, kulit berduri lunak (tapi tetap menyakitkan kalo ketusuk), dagingnya putih, berasa manis-manis asam asin kalo ditambah sedikit garam. Bisa dimakan langsung, tapi banyak juga yang lebih suka minum jusnya.

Buah sirsak terbukti secara medis memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan menyembuhkan segala jenis kanker. Selain itu, buah berduri ini juga berfungsi sebagai anti bakteri, jamur, serta efektif melawan berbagai jenis parasit termasuk cacing (kacian deh Caca n Cici, ga bisa makan sirsak hihihi). Tekanan darah tinggi, depresi, stress dan sistem syaraf yang terganggu juga bisa dinormalkan dengan buah multi biji ini.

Kita patut berterima kasih pada Health Science Institute, Amerika, yang telah membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Institut ini membuka fakta bahwa jauh di tengah belantara Amazon (bukan Amazon yang jualan buku loh yaa…), tumbuh pohon ajaib yang bakalan merubah cara berpikir kita, dokter-dokter kita dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tak ada buah lain yang menjanjikan baik dari ini di masa mendatang. Hasil riset membuktikan pohon ajaib serta buahnya ini dapat:

1. Menyerang sel-sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok seperti yang terjadi pada kemoterapi.

2. Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi yang mematikan.

3.  Membuat pasien merasa lebih kuat dan lebih sehat selama proses perawatan/penyembuhan.

4.  Meningkatkan energi dan memperbaiki penampilan fisik.

Berita mengejutkan ini bersumber dari salah satu produsen farmasi terbesar di Amerika. Buah Graviola diuji di lebih dari 20 laboratorium sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasilnya kira-kira seperti ini:

1. Buah ini efektif sekali dalam memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru dan pankreas.

3. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan kemoterapi yang biasa digunakan.

4. Berbeda dengan kemoterapi, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan sel-sel yang sehat.

Riset secara ekstensif telah dilakukan pada pohon ajaib ini, dan kita selama ini tidak tahu apa-apa. Ini membuktikan begitu mudahnya kehidupan dan kesehatan kita dikendalikan oleh uang dan kekuasaan.

Salah satu perusahaan farmasi Amerika beromzet milyaran dolar melakukan riset besar-besaran terhadap pohon Graviola yang tumbuh di hutan Amazon ini. Ternyata beberapa bagian dari pohon ini: kulit kayu, akar, daun, daging, buah dan bijinya, selama berabad-abad telah digunakan sebagai obat bagi suku Indian di Amerika Selatan (hehe, Indian kok di Amerika) untuk menyembuhkan sakit jantung, asma, liver dan rematik. Dengan bukti ilmiah awal yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan SDM besar-besaran untuk melakukan beragam riset dan test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola terbukti secara ilmiah sebagai mesin pembunuh sel kanker.

Tapi kisah Graviola nyaris berakhir di titik ini. Kenapa? Ndak tahu….loh?!

Ceritanya enda jadi berakhir, tapi bersambung soalnya masih panjang. Sampe ketemu di postingan berikut yah…

Merujuk pada dan ditulis ulang dari  milis tetangga sebelah (terjemahan aslinya oleh Komang Dharmawan)

24 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*