
Anak-anak tidak sekedar lucu. Mereka adalah juga makhluk-makhluk imut yang bakal mengemban tanggung jawab maha mulia, meneruskan eksistensi spesies paling berkembang di bumi ini yang bernama manusia. Tugas mereka akan tambah lama tambah berat saja karena kita-kita, para pendahulu mereka banyak yang tak juga nyadar dan sibuk merusak tempat hidup, berpijak dan bernapas kita demi melayani keserakahan dan mendapatkan kenikmatan (perut, atas perut maupun bawah perut).
Kita pura-pura lupa bahwa bumi, kekayaan dan keindahan alam adalah pinjaman tanpa agunan dari makhluk-makhluk kecil itu. Nampaknya memang sejak awal kita berniat ngemplang pinjaman itu, mentang-mentang mereka masih tanpa dosa dan tanpa prasangka pada kita.
Mengemban tugas tertinggi sebagai penerus generasi tidaklah membuat mereka jadi lebih aman hidupnya, dijamin kesejahteraannya, dihormati hak-haknya, digenapi masa kecilnya. Di sana sini banyak saja anak-anak yang harus bekerja, harus tidak cukup makan, harus tidak bisa sekolah, harus hidup di lingkungan yang tidak layak untuk menikmati masa kecil, sampai harus melayani kebutuhan seksual orang-orang dewasa.
Eksploitasi anak terjadi di mana-mana. Tidak di barat, tidak di timur. Tidak di sini, tidak di negeri lain. Anak yang termasuk dalam kelompok rentan itu bukannya dilindungi malah dijadikan alat menambah penghasilan.
Tapi tentulah, gambarannya tidak semua sesuram itu. Banyak yang anak yang dirawat dengan baik. Banyak yang berprestasi, di ranah akademis maupun hiburan. Banyak yang fisikanya atau matematikanya bagus. Banyak yang menggambarnya bagus. Banyak yang suaranya bagus. Banyak yang aktingnya bagus.
Eniwei, untuk tidak semakin menambah dosa dan hutang kita pada anak-anak, dibuatlah lembaga-lembaga perlindungan anak yang tugas utamanya memastikan kesejahteraan serta keamanan mereka, dan menggenapi hak-hak mereka. Di Indonesia, kita punya Komisi Perlindungan Anak Indonesia . Di Amerika, kita (maksudnya manusia) punya National Center for Missing and Exploited Children(NCMEC) .
Situs NCMEC (namanya missingkids.com) berisi laporan dan berita umum tentang anak, terutama yang hilang dan tereksploitasi, keselamatan anak, eksploitasi seksual terhadap anak, perlindungan hukum terhadap anak dan sebagainya. Ada juga aneka panduan untuk orang tua. Misalnya tindakan apa yang musti dilakukan kalau anaknya hilang.
Di barat, jumlah anak hilang karena berbagai sebab telah sampai pada taraf mencemaskan dan karena itu mendapat perhatian khusus. Di Amerika saja, diperkirakan sekitar 800,000 anak (di bawah usia 18 tahun) dilaporkan hilang setiap tahunnya. Artinya, dua orang anak hilang setiap tiga menit sekali (ribet amat sih). Untuk mengurangi jumlah anak yang hilang, berbagai usaha yang melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat telah dilakukan.
Bagi blogger dan pemilik situs yang bersedia mendukung gerakan perlindungan anak itu, situs ini menyediakan banner (berupa applet java) yang bisa dipasang di blog atau situsnya masing-masing. Bannernya memuat foto dan data-data anak hilang berikut nomor telepon yang bisa dihubungi bagi yang mengetahui keberadaan anak itu. Bannernya seperti ini (maaf nih, untuk yang tidak mengaktifkan applet Java mungkin bannernya tidak kelihatan) :
Di Indonesia, saya belum tahu atau melihat apakah usaha yang dilakukan telah pula sejauh ini.
Yah, bagaimanapun, Selamat Hari Anak Nasional 2009, meski telat sehari
Hidup anak Indonesia!


pertamaxxxxxxxx mas, benar mas
selamat hari anak nasional…
Selamat hari anak nasional bro..saya tambah telah.Hmm anaknya boleh saya ambil ya heheh.abiz bikin gemez sih…
@ belajar internet marketing: sip bro!
@ Ansgarius: thanks mas….
@ Aisha: silakan mba’
selamet hari anak nasional… tp sayangnya, gag semua anak bisa ngerasain apa yg di rasain sebagian lainnya
foto anak kecilnya lucuuu!
hahaha..
kira2 lembaga d indo sama kerennya ga ya sama NCMEC?
hohoho… tentang hari anak nasional toh.
hm… sayah lebih concern tentang isu televisi & anak2. gokilll, mereka belajar semuanya dari tipi, yang tau sendiri kan tayangannya kaga gimana? kalo ga harta, tahta, wanita & kekerasan.
mau jadi apa generasi kita selanjutnya kalo dari kecilnya dijejali dengan hal2 seperti itu?
anaknya lucu banget, mau punya anak kayak gitu.. udah gitu sholeh
betul.. tak anak2 kecil yang masih belum kenal apa2 yang berdosa.. mereka masih putih bersih jiwanya tul gak mas
@ genial: bener bro, kita musti prihatin dengan kondisi itu.
@ gomel: kayanya sih belum neng, tp semoga ke depannya bisa yah
@ quinie: iya, pengaruh televisi kuat sekali. ibu2 aja terpengaruh apalagi anak2 hehe….
@ Daniel: hiya…kalo saya dulu jadian sm dian sastro pasti anaknya imut ky gitu hahaha..
@ alfon: betul mas
Klo di serial Naruto, anak adalah raja yang harus dilindungi karena mereka nanti yang akan membentuk bagaimana sebuah generasi..
Kalau saya sih gak tau solusinya dengan keadaan anak sekarang ini karena terlalu banyak faktor yang berperan.
Pemecahan sementara, minimal kita harus dampingin anak kita…
anak memang harus dilindungi, anak ada pewaris negara tercinta ini, anak – anak yang sekarang masih “gak penting” 10 – 30 tahun lagi, dia pasti jadi pemimpin di negeri ini…
aku telat neh ngucapin hari anak nasional…
tapi gpp, yang penting anak – anak tetep terus terlindungi dan juga buat anak – anaknya, harus nurut apa kata orang tua (yang baik aja yang dituruti, yang jelek jangan)
@ Ruud: bener tuh, paling ga qt musti bertanggung jawab merawat anak sendiri….. kalo semua ortu begitu pasti masalahnya cepet terpecahkan
@ AlvienRizki: iya bro, itulah kita mesti berpikir jauh ke depan…
@ Minyak Angin: setujaa. orang tua juga musti ngasi contoh yg baek bwt anak…
wah.. telat nih….
betewe anak2 hilang itu yang nggondol siapa yah… ? sungguh tragis kalo gitu..
selamat hari anak nasional meski lewat seminggu yang lalu.. wekekekeke…
walau telat tetep ucap met HAN, trus mumpung di warnet…kekekkekeke!!!!
@ kucrit: ndak tau bro, digondol kucing kali heheh…selamat HAN jg
@ buwel: ndak telat mas, malah kecepetan, untuk th 2010 hahaha….. rajin ke warnet ya skarang
smuga menjadi penerus bangsa yang handal